dan seluruh arah berulu
padamu
Rinduku, anak panah waktu yang menuju ke hatimu
melampaui segala yang pernah
kamu ketahui
Segala rindu semata ingatan lalu
Segala luka semata
kenangan semu
Bunga dan kupu-kupu sudah mulai lelap
Taman dan jalan mulai
mati, tak bercahaya
Tinggal aku yang akan berjaga
di tidurmu
menantikan rindu yang akan datang menyentuh kalbu
Dimatamulah kutemukan cahaya berumah
disana aku punya malam
yang lebih kilau daripada bulan
Rinduku, melampaui
jumlah butiran hujan
Menjelang pasang, rindu
adalah bayang-bayang
lebih panjang daripada
gelombang dan karang yang hilang
Aku ingin
bergelap-gelap dimata hujan
menanam benih-benih
kehampaan, sesuatu yang kunamai perih
Barangkali rindu bisa
mempercepat perjalananku menuju kamu
Jika merindumu adalah sebuah kejahatan, penjarakan aku di
hatimu
bila perlu melebihi
waktu yang diberikan oleh ingatan
Hanya hujan yang tumpah sesekali,
yang datang untuk mempertemukan bayangmu
Di senyap ingatan
abstraknya jiwa
Di sayap kenangan
putihnya embun kalbu
Rindu adalah puisi
yang dulu sering kau lukis di kehampaan hatiku..
Tuhan yang kamu cintai, adalah yang secara rahasia mengajariku
cara menanam mimpi
dalam belantara rindu..
karya: Krisna Pabichara
0 komentar:
Posting Komentar