Selamat
pagi, Bahagia..
Bagaimana
keadaanmu setelah kaubertemu haru? Apakah sekarang kautelah benar-benar menjadi
bahagia?
Kauboleh
membenci Rindu, Bahagia. Bukankah tak ada yang salah dalam hal membenci
seseorang?
Aku tahu,
sejak kautahu kalau Rindu menaruh haranya pada Haru-mu, kamu tak pernah mau
mendengarkan kata-kata R-I-N-D-U lagi. Iya. Aku tahu bahwa kamu tak ingin membagi
Haru-mu dengan Rindu. Mana ada seseorang bisa benar-benar bahagia jika melihat
orang yang dikagumi memiliki tawa lain, selain dirinya ?
Apakah
kauberfikir bahwa Rindu hanya bisa mengagumi sesuatu; yang kaumiliki ? Bahwa
Rindu hanya bisa mengangumi Haru-mu saja ?
Andai saja
kaumau membuka sedikit saja pintu kepekaanmu, maka kauakan segera melihat yang
sebenarnya harus kaulihat..


