Minggu, 30 Mei 2021

Apa Lagi Setelah Ini?

Satu tahun rasanya berjalan begitu cepat. Meski tak jarang perjalanannya terlampau pekat dan berhasil membuatku sesekali tercekat. Apa yang sudah aku dapat? Aku bertanya-tanya. Apa yang berhasil aku bawa? Aku menerka-nerka.

Sela : Keping Rasa Bagian Dua

Temu. Sama halnya dengan mula yang kemarin kita bicarakan, pertemuan barangkali bisa kita anggap sebagai permulaan. Seperti katamu, kita tak membutuhkan permulaan dengan syarat, tidak adanya perpisahan antara aku dan kamu. Namun, apakah itu mungkin? Apakah memang kita bisa merencanakan untuk tidak berpisah jika suatu saat Ia Yang Maha Pemilik Segala —termasuk jatuh cinta, menarik kita ke dalam sebuah jurang nestapa dengan memisahkan jarak antara kita, seperti sekarang ini? 
Aku hanya bisa memberimu kabar dari balik layar yang kamu genggam dan aku pun sama saja, tak ada bedanya, menanti kabarmu dari layar 5 inci yang sejujurnya tak bisa mengukur bahkan satu-per-seribu rinduku.