Sabtu, 27 Desember 2014

Seminggu Sebelum Bahagia

Aku memandangi wajah lelap Ray. Masih sama seperti biasanya, dia indah. Sangat indah. Hari ini, dia pulang lebih dulu dari pada aku, tanpa memberi tahu. Ada hal yang luar biasa indah di dalam dirinya-sekalipun ia sedang terlelap, yang mampu menghilangkan berjuta-jutapun rasa lelahku. Aku selalu tahu dan dia pun selalu meyakinkanku bahwa dia adalah sebaik-baiknya tempat aku selalu pulang dan kembali ketika harus pergi.

Sabtu, 20 Desember 2014

Sabtu, 13 Desember 2014

Bukankah memang teka-teki dirancang untuk tak memiliki jawaban pasti?

Buat N,
Disuatu tempat yang entah dimana

Selamat pagi, selamat sore, atau selamat malam, N, aku taktahu kapan kamu akan membaca surat yang bahkan tak pernah bisa kukirimkan ke alamat rumahmu yang jelas dan begitu rinci. Atau barangkali ini memang bukan surat, ini hanya memoar, atau mungkin hanya sebatas pembicaraan tentang kamu antara aku dan diriku sendiri atau mungkin aku tak akan pernah tahu bisa disebut apakah hal yang seperti ini.