Kamis, 23 Januari 2014

Aku Membaca, Aku Terlambat

Petang mulai menurunkan awan

Langit jingga hanya singgah
Untuk sebuah gelap di malam
Dan dingin yang terbawa angin

Pintu selalu bisu membuat nada tentang langkah
Daun jendela terlalu lupa bagaimana menuliskan bayang
Hanya derai angin sesekali mengetuk lamunan
Berbisik tentang ia yang sudah terlewatkan
Namun tetap hangat pada bekunya ingatan

Aku lupa bahwa kamu adalah lusa
Yang pernah kugenggam harinya
Dan terbingkai rapi disudut hati; menurutku
Aku lupa bahwa kamu adalah lusa
Yang detiknya masih berdegup tentang ia

Kata-kata terlalu lugu menyembunyikan rahasia
Tersirat adalah surat yang terselip
Sedang tersurat adalah luka paling nyata
Setidaknya, untuk sebuah harap yang mencari tepi
Itu perih yang mengeram lirih
Namun tak guna karena hanya tumbuh dibenak

Jika mencintaimu memerlukan sebuah tanda
Mungkin aku adalah tanda tanya
Yang selalu menjadi akhiran pada ucap ragumu
Pada ucap keyakinanmu.

sumber : tepiansajak.blogspot.com

Kamis, 09 Januari 2014

Sastra Indonesia

            Sastra lahir dari proses kegelisahan sastrawan atas kondisi masyarakat dan terjadinya ketegangan atas kebudayaannya. Sastra sering juga ditempatkan sebagai potret sosial. Ia mengungkapkan kondisi masyarakat pada masa tertentu. Ia dipandang juga memancarkan semangat zamannya. Dari sanalah, sastra memberi pemahaman yang khas atas situasi sosial, kepercayaan, ideologi, dan harapan-harapan individu yang sesungguhnya merepresentasikan kebudayaan bangsanya. Dalam konteks itulah, mempelajari sastra suatu bangsa pada hakikatnya tidak berbeda dengan usaha memahami kebudayaan bangsa yang bersangkutan. Dengan perkataan lain, mempelajari kebudayaan suatu bangsa tidak akan lengkap jika keberadaan kesusastraan bangsa yang bersangkutan diabaikan. Di situlah kedudukan kesusastraan dalam kebudayaan sebuah bangsa. Ia tidak hanya merepresentasikan kondisi sosial yang terjadi pada zaman tertentu, tetapi juga menyerupai pantulan perkembangan pemikiran dan kebudayaan masyarakatnya.

       Kesusastraan Indonesia merupakan potret sosial budaya masyarakat Indonesia. Ia berkaitan dengan perjalanan sejarah. Ia merupakan refleksi kegelisahan kultural dan sekaligus juga merupakan manifestasi pemikiran bangsa Indonesia. Periksa saja perjalanan kesusastraan Indonesia sejak kelahirannya sampai kini.
Pada zaman Balai Pustaka (1920—1933), misalnya, kita melihat, karya-karya sastra yang muncul pada saat itu masih menunjukkan keterikatakannya pada problem kultural ketika bangsa Indonesiaberhadapan dengan kebudayaan Barat. Tarik-menarik antara tradisi dan pengaruh Barat dimanifestasikan dalam bentuk tokoh-tokoh rekaan yang mewakili golongan tua (tradisional) dan golongan muda (modern). Tarik-menarik itu juga tampak dari tema-tema yang diangkat dalam karya sastra pada masa itu. Problem adat yang berkaitan dengan masalah perkawinan dan kedudukan perempuan hampir mendominasi novel Indonesia pada zaman itu.
Dalam puisi, problem kultural itu tercermin dari masih kuatnya keterikatan pada bentuk kesusastraan tradisional, seperti pantun atau syair. Meskipun Muhammad Yamin memperkenalkan bentuk soneta (Barat) dalam puisinya, ia sebenarnya masih menggunakan pola pantun dalam persamaan persajakan (bunyi) setiap lariknya. Sementara itu, dilihat dari tema-tema yang diangkatnya, tampak ada usaha merumuskan sebuah konsep kebangsaan, meskipun yang dikatakan Muhammad Yamin masih dalam lingkup Pulau Sumatera.
Dalam bidang drama, Rustam Effendi dalam Bebasari (1926) secara simbolik menawarkan perlawanan kepada bangsa asing (Belanda). Penculikan Sita (Ibu Pertiwi) oleh Rahwana (kolonial) pada akhirnya harus dimenangkan oleh perjuangan gigih seorang Rama (pemuda Indonesia). Jadi, secara simbolik, drama ini sudah mempersoalkan konsep kebangsaan dan pentingnya perjuangan melawan penjajah.
Sementara itu, di pihak yang lain, secara ideologis, karya sastra, terutama novel-novel yang diterbitkan Balai Pustaka memperlihatkan betapa novel-novel yang diterbitkan lembaga itu sejalan dengan ideologi pemerintah kolonial Belanda. Balai Pustaka sebagai lembaga penerbitan yang dikelola pemerintah kolonial Belanda, tentu saja mempunyai kepentingan ideologis. Oleh karena itu sangat wajar jika novel-novel yang diterbitkan Balai Pustaka mengusung kepentingan ideologi kolonial.

Live Life

Inspirational Poem

My beliefs in life, because not everyone realizes just how precious it really is.


© Livelovelaugh
Life is crazy, 
and totally unpredictable...
It's going to push you over,
kick you while you're down
and hit you when you try to get back up.
Not everything can beat you.
Things are going to change you, 
But you get to choose which ones you let change you.
Listen to your heart,
Follow your dreams,
And let no one tell you what you're capable of.
Push the limits,
Bend the rules,
And enjoy every minute of it.
Laugh at everything,
Live for as long as you can.
Love all,
But trust none.
Believe in yourself,
And never lose faith in others
Settle for nothing but only the best,
And give 110% in everything you do.
Take risks,
Live on the edge,
Yet stay safe,
And cherish every moment of it.
Life is a gift,

The Story Of Life

Sometimes people come into your life and you know right away
that they were meant to be there,
to serve some sort of purpose
teach you a lesson,
or to help you figure out who you are
or who you want to become.
You never know who these people may be
(possibly your roommate, neighbor, coworker, long lost friend, lover,
or even a complete stranger),
but when you lock eyes with them,
you know at that very moment they will affect your life
in some profound way.

And sometimes things happen to you that may seem horrible,
painful,
and unfair at first,
but in reflection you find
that without overcoming those obstacles
you would have never realized
your potential, strength, will power, or heart.

Everything happens for a reason.
Nothing happens by chance or by means of good luck.

Selasa, 10 Desember 2013

untitle


This story is about a middle-aged man who was feeling very down. Everything had been going wrong for him. He had problems at work and his wife had left him to go off with a lion timer. So, when he had been feeling depressed for over a month, he decided to go to doctor.

He had to wait for what seemed ages in the doctor's surgery. The man next to him was looking at his watch nervously, a woman was coughing badly and a baby was screaming. Finally, after he had been waiting for about hafl an hour, he was called in.

The doctor was writing a note at her desk when he came in. 'Just a moment, i'm just finishing something. I'm afraid we've been very busy this morning.'

Surat Rindu untuk Air Mata

Selamat sore, Air Mata.
Mungkin, aku tak akan berbicara banyak kali ini. Karena, aku tahu hanya keajaiban yang bisa membuatmu membaca surat dari Rindu ini.
Maaf, karena Rindu tak bisa mengirimkan surat ini ke rumah hatimu.
Baiklah, kita mulai saja semuanya sekarang..

Begini..
Akhir-akhir ini Rindu banyak bercerita padaku. Soal dirinya, tentangmu, tentang Bahagia, dan Haru.
Kali ini, dia tidak mengadu tentang rasa lelahnya menanti Haru ataupun rasa sakitnya melihat sikap Bahagia kepadanya.
Iya. Mungkin kamu sudah mereka-reka apa yang akan diceritakan Rindu kali ini.
Ini tentangmu, Air Mata.

Surat Haru untuk Rindu


Ini kisah haru untukmu, Rindu.
Sebenarnya, selama ini. sejak kamu diam menunggu Haru untuk pulang, Haru merasakan apa yang kaurasakan, Rindu. Haru sadar, ia tak akan bisa menjadi Haru tanpa Rindu. Dia mengatakan, jika andai saja Hru bisa memilih antara kau dan Bahagia, ia akan memilihmu, untuk menjadi Rindu-nya.
Tapi...
Apakah kautahu Rindu? Haru tak akan pernah rela jika Air Mata menertawakan Bahagia.
Apakah kamu tahu mengapa Haru meninggalkanmu demi Bahagia? Karena Haru tahu, kaubisa melakukan semuanya sendirian. Karena Haru percaya, kau akan benar-benar menjadi Rindu tanpa Haru.
Maaf, karena Haru tak pernah menganggapmu ada.
Maaf, karena Haru meninggalkan kamu pergi untuk Bahagia.

Sabtu, 30 November 2013

Memaafkan Itu Menyembuhkan Diri




Harus diakui bahwa memaafkan itu tidak selalu mudah. Lebih-lebih jika menyangkut peristiwa yang terlalu menyakitkan hati. Namun, kita perlu memahami, bahwa memaafkan itu perlu dilakukan karena ternyata menguntungkan bagi diri orang yang memberi maaf itu sendiri. Jadi, untuk apa luka hati dibawa mati?

Pernah merasa disakiti dan luka itu begitu mendalam, hingga membekas di hati? "Anda tidak sendiri," ujar psikolog Rieny Hutami Hassan.

Dalam perjalanan hidup, selalu terbuka kemungkinan untuk orang lain menyakiti hati kita. Ketika terlibat pada hubungan pribadi yang mendalam, misalnya, kita sesungguhnya membuka diri terhadap kemungkinan mendapat luka. Ketidaksetiaan, pengkhianatan, orang tua yang melakukan KDRT, suami yang pergi begitu saja adalah contoh perbuatan yang bisa menimbulkan luka dan sakit hati.

"Sakit hati ini tidak sembuh begitu saja. Kita perlu menghentikan kenangan yang menyakitkan hati itu dengan satu cara, yaitu memaafkan dan melumpuhkan kekuatan untuk mengingat dengan mulai melupakan," kata ibu dua anak ini saat ditemui GHS di kediamannya yang asri.

Motivasi Mimpi


 
Cara terbaik mempunyai mimpi adalah mengetahui bagaimana cara mencapai mimpi tersebut.

Manusia yg takut gagal adalah manusia yg tidak pernah mau belajar,padahal kegagalan itu sebagai pembelajaran mengukuhkan proses pondasi ke bangunan sukses kita.salam sukses.......

Kesempatan selalu ada di hadapan kita. Kita hanya butuh mempersiapkan untuk menyambutnya. Boleh jadi, kesempatan yang diberikan Allah SWT tidak sesuai dengan kesiapan kita. Jadi jangan heran, Allah SWT memindahkannya kepada orang lain yang lebih siap.

Tiada hasil tanpa usaha keras. Ingat! semakin Anda berusaha, semakin baik hasil yang Anda dapatkan.
Tidak bisa hanya mengandalkan keberuntungan saja untuk memperoleh hasil. melainkan keberuntungan yang dibarengi semangat usaha, doa, tekad dan rasa percaya diri yang akan menjadikan hidup Anda LUAR BIASA! :)

Don''t Give Up if You Still Have a Chance

Make your Dream come true

"One thousand people can''t change a world, but one word can change a world"

Jangan sia-siakan waktu, tiada hasil tanpa usaha

Sungguh beruntung orang yang sering mengalami kegagalan karena hanya dengan kegagalan namun di sikapi dengan sikap positif akan mengajarkan kita untuk membenahi diri kita supaya kita bisa lebih hebat dan luar biasa

SESUATU YANG INDAH BELUM TENTU BENAR, TETAPISESUATU YANG BENAR TENTU AKAN TERASA LEBIH INDAH
Cara berpikir menentukan hidup yang kita jalani...

Aku Ini Siapa?

Inspired by: Ikhwan Sopa

1. Aku yakin bahwa aku adalah pribadi yang baik. Aku yakin apa yang buruk asal-muasalnya dari luar. Aku lahir seputih kertas dan noda hitam datangnya belakangan. Tugasku adalah rajin mencuci bersih dan obat terbaik untuk setiap penyakit adalah pencegahan.

2. Aku tak suka dikritik, oleh karena itu aku tak boleh terlena oleh pujian. Keduanya adalah sisi kembar dari koin yang sama. Jika aku dipuji maka kuteruskan itu kepada Yang Maha Terpuji. Jika aku dikritik, resepku adalah menambahkan sejumput cinta.

3. Jika aku merasa tidak nyaman, itu datang karena aku menyesalkan yang sudah lalu atau aku terlalu mengkhawatirkan yang belum datang. Aku memilih untuk selalu hidup di sini dan di dalam sekarang agar aku punya ruang dan waktu untuk melakukan yang terbaik.

4. Jika aku takut melakukan kesalahan, kan kuingat bahwa tak semuanya harus benar dulu untuk bisa melakukan kebaikan.

5. Pencuri kedamaian perasaanku adalah pikiranku. Itu, seperti memarkir kendaraan tanpa memasang kunci pengaman. Kunci pengaman hidupku yang sedang parkir di dunia adalah kewaspadaan pikiran.

6. Jalan tercepat menuju tujuan selalu jalan terpendek. Jalan terpendek selalu jalan yang lurus. Cara tercepat itu adalah sabar dan syukur.

7. Hidup senang atau hidup susah adalah pilihan perasaanku. Jika aku memilih untuk susah, maka tak seorangpun bisa membantuku untuk senang.

8. Toleran kepada orang lain adalah berusaha mengerti bahwa mereka sedang melakukan hal yang sama dengan diriku, dengan cara mereka sendiri.

9. Senyumku hampir selalu mampu menghilangkan aspek ilusi dari masalah. Ia menjadi lebih jernih dan jelas hanya karena aku masih mampu tersenyum di dalam tangisan.

10. Yang bagus untuk kulakukan sangat bagus bila kulakukan sekarang.