Kamu akan selalu
tahu,
Dan pada awalnya
aku tidak mau itu.
Jika aku adalah
mereka, mungkin sudah dari dulu aku berakhir dengan kebuntuan.
Jika kau ingin
tahu bagaimana rasanya. Sudah terlalu dalam, tak sedangkal kelihatannya.
Sungguh.
Keterlaluan sudah dalamnya.
Tapi aku tahu
waktu. Aku tidak mau sok tahu. Perihal rasa dan ini itu.
Aku membatasi
diriku tentang hal semacam ini.
Aku memlih
bungkam. Hingga tidak ada yang akan tahu. Kamu pun begitu.
Aku hanya tidak
mau temukan jalan buntu dalam perjalananku menuju kamu.
Kamu akan selalu tahu,
yang terlalu akan selalu kaku,
yang terlalu akan selalu kaku,
yang terlalu
pada akhirnya akan beku.
Maka,
aku putuskan
untuk menyimpan dan bungkam sekali lagi.
Aku putuskan
untuk merasa sewajarnya. Hingga nanti kau tahu seberapa dalam
sebenarnya.
Maafkan aku soal
itu.
Tunggu.
Tunggu..
Tunggu...
Jangan ragu.
Tunggu..
Tunggu...
Jangan ragu.
Ujilah jika kau
memang mau.
Karena pada
akhirnya,
Aku pastikan kau
akan lihat nilai seratus, bahkan lebih satu.
Karena pada
akhir ceritanya,
Aku memilihmu
dengan terlalu
Dan pada akhirnya,
Aku akan selalu memilih sesuatu yang terlalu;
termasuk kamu, sekali lagi
tanpa ragu dan jalan buntu.
h
h
0 komentar:
Posting Komentar